Pertanyaan yang sering muncul saat hendak membeli, plastik jenis apa yang dapat mencegah pertumbuhan gulma? Jawabannya bukan ditentukan oleh ketebalan, bukan pula oleh harga, melainkan oleh satu sifat saja.

Plastik yang bisa menekan gulma adalah yang benar-benar menahan cahaya. Dan karena patokannya cuma itu, sebagian plastik yang terlihat kokoh justru tidak berfungsi, sementara lembaran tipis yang gelap bekerja dengan baik.

Gulma Mati Karena Kehilangan Cahaya

Semua tumbuhan hijau butuh cahaya untuk membuat makanannya sendiri. Biji gulma yang berkecambah di bawah penutup gelap akan tumbuh sebentar memakai cadangan makanan di dalam bijinya, lalu berhenti dan mati karena tidak pernah menemukan cahaya.

Jadi yang dikerjakan plastik bukan membunuh gulma secara langsung, melainkan memutus pasokan cahayanya.

Konsekuensinya langsung terlihat. Kalau ada cahaya yang lolos, meski sedikit, gulma masih bisa bertahan. Itulah sebabnya kerapatan warna lebih menentukan dibanding ketebalan lembarannya.

Jenis Plastik Mulsa yang Bekerja

Mulsa Hitam Perak

Inilah yang paling banyak dipakai di pertanaman hortikultura.

Sisi bawahnya hitam pekat sehingga tidak ada cahaya yang lolos ke permukaan tanah. Sisi atasnya perak dan memantulkan cahaya, yang membawa dua keuntungan tambahan. Pantulan itu menurunkan suhu permukaan dibanding penutup hitam polos, dan membuat sebagian hama penghisap daun enggan hinggap.

Lembaran ini dirancang untuk satu sampai dua musim tanam, menyesuaikan umur tanaman di atasnya.

Mulsa Hitam Polos

Kemampuannya menahan cahaya sama baiknya, dan harganya lebih terjangkau.

Bedanya, permukaan hitam menyerap panas sehingga suhu permukaannya lebih tinggi. Pada daerah panas, hal ini perlu dipertimbangkan karena berpengaruh ke suhu tanah di sekitar perakaran.

Alas Penahan Gulma Berbahan Anyaman

Berbeda bentuk dari mulsa. Bahannya berupa anyaman benang plastik yang rapat, sehingga meloloskan air tapi tetap menahan cahaya.

Umurnya jauh lebih panjang, bisa beberapa tahun, dan karena itu dipakai untuk kebutuhan yang tidak berganti tiap musim seperti lantai pembibitan, jalur antar bedengan, dan area di bawah tanaman pot.

Kelebihan utamanya, air hujan dan air siraman tetap bisa menembus sehingga tidak menggenang di permukaan.

Jenis Plastik yang Justru Tidak Bekerja

Plastik Bening

Kalau pertanyaannya dibalik menjadi plastik jenis apa yang dapat mencegah pertumbuhan gulma dan mana yang justru tidak, inilah jawaban untuk sisi sebaliknya. Ini kekeliruan yang paling sering terjadi, dan akibatnya berkebalikan dari yang diharapkan.

Plastik bening meneruskan cahaya, sekaligus menahan panas dan kelembapan di bawahnya. Hasilnya bukan gulma yang mati, melainkan gulma yang tumbuh lebih subur dibanding tanpa penutup sama sekali.

Plastik bening memang dipakai di pertanian, tapi untuk tujuan lain, yaitu memanaskan tanah pada kondisi dan jangka waktu tertentu. Itu pekerjaan yang berbeda dan tidak bisa disamakan dengan menekan gulma.

Plastik Tipis Sisa Pakai

Lembaran bekas kemasan atau plastik tipis seadanya sering dipakai karena murah. Masalahnya dua. Sebagian meneruskan cahaya meski terlihat gelap, dan hampir semuanya tidak tahan matahari sehingga getas lalu hancur dalam hitungan minggu.

Pecahan plastik yang hancur di lahan jauh lebih merepotkan dibanding gulma yang ingin dicegah.

Yang Menentukan Selain Jenisnya

Ukuran lubang tanam. Gulma akan tumbuh di dalam lubang tanam, karena di situlah cahaya masuk. Lubang yang terlalu besar memberi ruang lebih banyak bagi gulma tumbuh berdampingan dengan tanaman.

Celah di tepi dan sambungan. Tepi yang tidak tertanam rapi dan sambungan antar lembar yang renggang adalah jalur masuk cahaya. Gulma yang tumbuh di kebun bermulsa hampir selalu muncul di dua tempat ini.

Ketahanan terhadap matahari. Lembaran yang getas akan berlubang-lubang kecil, dan setiap lubang adalah titik tumbuh gulma baru. Daya tahan terhadap sinar matahari karena itu menentukan berapa lama penekanan gulmanya bertahan.

Patokannya Cahaya, Bukan Tebal Tipisnya

Jadi kalau dikembalikan ke pertanyaan awal, plastik jenis apa yang dapat mencegah pertumbuhan gulma? Jawabannya plastik yang benar-benar kedap cahaya dan tahan terpaan matahari dalam jangka waktu yang dibutuhkan.

Untuk bedengan tanaman semusim, mulsa hitam perak atau hitam polos sudah menjawab. Untuk lantai pembibitan dan jalur yang dipakai bertahun-tahun, alas penahan gulma berbahan anyaman lebih sesuai karena umurnya panjang dan tetap meloloskan air.

Dan yang perlu dihindari jelas, yaitu plastik bening serta lembaran tipis sisa pakai. Keduanya terlihat seperti jalan hemat, padahal yang satu menyuburkan gulma dan yang satu hancur sebelum musim tanam selesai.

Untuk informasi lebih lanjut mengenai Plastik Mulsa merk Urban Plastic, silahkan hubungi melalui: Whatsapp/Mobile Phone : +62 822 9933 3938 (Panni) atau: Email: info@urbanplastic.id