Cara pemasangan Geomembrane yang benar untuk kolam ikan di lahan pertanian perlu diperhatikan. Jangan sampai geomembrane dipasang dengan cara yang salah. Memang geomembrane merupakan salah satu material tahan lama untuk kolam ikan. Namun, kolam bisa saja cepat rusak jika pemasangannya tidak benar.

Inilah Cara Pemasangan Geomembrane yang Benar untuk Kolam Ikan di Lahan Pertanian

Geomembrane adalah sebuah material lembaran sintetis. Umumnya geomembrane terbuat dari bahan HDPE yang kedap air. Salah satu penggunaan umum geomembrane adalah sebagai pelapis dasar dan dinding kolam. Keberadaan geomembrane ini akan membuat kolam menjadi lebih tahan lama dan anti bocor. Untuk yang ingin membuat kolam ikan, mungkin geomembrane jadi solusi yang tepat. Kolam ini bisa mencegah kebocoran, menjaga kualitas air dan meningkatkan efisiensi budidaya ikan di dalam nya.

Geomembrane
Geomembrane

Soal harga, geomembrane juga cukup terjangkau daripada bahan alternatif lainnya. Tidak heran jika geomembrane menjadi solusi untuk kolam ikan modern. Untuk yang ingin membuat kolam ikan, maka perhatikan terlebih dahulu tempat dan cara pemasangannya. Jika ingin membuat kolam ikan di lahan pertanian, berikut beberapa tahapannya:

Membersihkan Lahan

Seringkali lahan pertanian ini penuh dengan batu dan akan pohon yang tajam. Jika dibiarkan begitu saja, maka material tersebut bisa merobek lapisan geomembrane. Untuk itu, langkah pertama dalam cara pemasangan Geomembrane yang benar untuk kolam ikan adalah dengan membersihkan lahan terlebih dahulu.

Bersihkan area dari batu tajam, akar pohon dan juga material organik lain yang kemungkinan bisa merusak liner. Jika sudah bersih, selanjutnya lakukan pemadatan tanah di dasar kolam. Pemadatan ini wajib dilakukan agar tidak terjadi penurunan tanah ketika kolam sudah digunakan.

Membuat Parit Jangkar

Langkah pemasangan geomembrane kolam ikan selanjutnya adalah dengan membuat parit. Buat parit jangkar di area sekeliling kolam untuk mengunci ujung geomembrane. Sebaiknya buat sudur parit melengkung dan bukan tajam. Dengan begitu, geomembrane kolam bisa bertahan dan tidak akan geser kemana-mana selama penggunaannya.

Penghamparan Geomembrane

Sebelum memasang geomembrane, pengguna bisa tebarkan geotextile terlebih dahulu di atas tanah. Fungsi geotextile in adalah untuk melindungi geomembrane dari tusukan. Jika sudah, hamparkan geomembrane di pagi atau sore hari untuk menghindari pemuaian akibat suhu panas. Gelar gulungan geomembrane dengan perlahan dan pastikan tidak ada kerutan yang parah, jangan tarik material terlalu kencang.

Proses Pemasangan

Jika geomembrane sudah digelar, selanjutnya akan memasuki tahap penyembuhan atau seaming. Sambung geomembrane sesuai dengan pola atau model yang sudah dilakukan sebelumnya. Ada dua metode seaming geomembrane, yakni sebagai berikut:

  • Metode extrusion: Digunakan untuk sudut atau area yang sulit dijangkau karena ini merupakan las dengan material HDPE cair.
  • Metode hot wedge: Cocok untuk sambungan lurus dan panjang yang bekerja dengan memanaskan dua lapisan geomembrane hingga menyatu.

Sebelum melakukan pengelasan sambungan, pengguna harus memastikan permukaan geomembrane dalam keadaan bersih. Tidak boleh ada kotoran, air, atau tebu pada geomembrane. Itulah cara pemasangan geomembrane kolam ikan di lahan bekas pertanian. Jika sudah benar-benar terpasang, pengguna baru bisa mengisinya dengan air secara bertahap.

Sebaiknya gunakan geomembrane bahan HDPE dengan ketebalan yang sesuai untuk meningkatkan daya tahannya. Pengguna bisa gunakan geomembrane antara 300 sampai 2.000 mikron. Lakukan cara pemasangan Geomembrane yang benar untuk kolam ikan di lahan pertanian tersebut dengan baik. Geomembrane untuk kolam ikan bisa bertahan hingga 10 tahun atau bahkan lebih.

Untuk informasi lebih lanjut mengenai Geomembrane merk Urban Plastic, silahkan hubungi melalui: Whatsapp/Mobile Phone : +62 811 1721 338  (Ais) atau: Email: info@urbanplastic.id.