Plastik mulsa pertanian memberi kemudahan budidaya sayur bagi para petani. Keberadaan plastik ini sangat penting guna keberlangsungan sektor pertanian. Biasanya, petani membutuhkan plastik mulsa untuk ketahanan tanaman mereka. Itulah sebabnya banyak petani membeli plastik mulsa yang bisa digunakan dalam jangka waktu tertentu.
Plastik Mulsa Pertanian Memberi Kemudahan Budidaya Sayur untuk Petani Lokal
Plastik mulsa atau yang juga terkenal dengan sebutan plastik cabai memang tidak asing lagi di sektor pertanian maupun perkebunan. Ini merupakan lembaran plastik yang banyak dimanfaatkan di dunia pertanian. Umumnya, plastik mulsa digunakan untuk menutup lahan pertanian. Fungsi utamanya ialah menjaga kelembapan tanah, menekan pertumbuhan gulma, mengendalikan suhu tanah, mencegah erosi, dan mengurangi penyebaran penyakit atau hama.
Dalam hal ini, plastik mulsa menjadi salah satu alat pertanian paling penting. Jika digunakan dengan benar, maka plastik bisa bertahan lebih lama bahkan dapat digunakan berulang kali. Sebagai komoditas utama di dunia pertanian hortikultura, petani semakin sadar akan pentingnya plastik ini. Hal tersebut membuat keberadaan plastik semakin banyak dicari, terutama plastik mulsa dengan merek terkenal.
Meningkatkan Produksi
Plastik mulsa pertanian mampu memberi kemudahan budidaya sayur untuk semua penggunanya. Bahkan penggunaan plastik mulsa juga bisa meningkatkan produksi. Hal itu lantaran fungsi plastik yang sangat penting. Plastik ini bekerja dengan melindungi area tanah di sekitar tanaman sayur. Dengan begitu, mulsa akan menjaga kelembapan tanah. Keberadaan plastik ini berguna untuk mencegah penguapan air dari tanah sehingga kelembapannya lebih sabil.
Sisi perak dari mulsa plastik hitam-perak juga mampu memantulkan sinar matahari ke arah bawah daun. Pantulan cahaya tersebut akan mengganggu penglihatan serangga hama sehingga mereka bisa menurun dan penggunaan pestisida jadi lebih hemat. Selain itu, suhu serta struktur tanah sudah pasti lebih terjaga apabila menggunakan plastik mulsa ini. Risiko erosi tanah akibat butiran hujan jadi lebih rendah. Lalu pada akhirnya tanaman sayur pun tetap terjaga.
Semua itu tentu membuat produksi sayur akan lebih meningkat. Lingkungan yang stabil tentu menghasilkan pertumbuhan tanaman yang lebih baik dan hasil panen pun lebih tinggi. Secara keseluruhan, sebenarnya plastik mulsa ini memang bekerja dengan cara melindungi area tanaman. Kondisi tanah jadi lebih terjaga daripada saat tanpa menggunakan lapisan plastik ini. Hal tersebutlah yang membuat para petani saat ini banyak menggunakan plastik mulsa.
Tips Menggunakan Mulsa
Perlu diketahui bahwa menggunakan plastik mulsa tidak boleh sembarangan. Pertama, perhatikan saat memasang plastik. Ketika pemasangan dilakukan, jangan langsung menarik plastik sampai kencang karena bisa merusaknya. Cukup letakkan plastik mulsa dan tekan ke area bedengan. Menarik kencang justru bisa membuat mulsa mengerut dan cepat rusak saat dipasang ulang nantinya. Jika sudah digunakan dan dibongkar, plastik mulsa juga harus dibersihkan hingga tuntas.
Pastikan plastik mulsa terbebas dari kotoran dan rumput. Sebab, sisa kotoran yang menempel bisa memecahkan mulsa saat disimpan dan akan dipasang kembali. Dengan begitu, pastikan plastik mulsa benar-benar bersih setelah digunakan. Adapun plastik mulsa yang dirawat dengan baik bisa bertahan hingga 2 tahun lamanya. Akan tetapi, jika plastik mulsa yang digunakan berupa biodegradable, maka tidak bisa digunakan lebih dari 2 tahun karena akan mulai terurai kendati tidak rusak dan dijaga sebaik mungkin.
Itulah alasan mengapa plastik mulsa pertanian memberi kemudahan budidaya sayur. Dengan plastik ini, hasil budidaya jadi lebih berkualitas, jumlahnya bertambah, dan akhirnya menguntungkan para petani serta konsumen.
Untuk informasi lebih lanjut mengenai Plastik Mulsa merk Urban Plastic, silahkan hubungi melalui: Whatsapp/Mobile Phone : +62 822 9933 3938 (Panni) atau: Email: info@urbanplastic.id .
